Review Honda HR-V

 

Sejatinya Honda HR-V yang kini begitu dikenal di Indonesia merupakan generasi kedua dari HR-V. Generasi perdana HR-V datang pada periode 1999-2006 yang merupakan mini SUV buatan Honda untuk wilayah Asia-Pasifik.

Generasi pertama dari HR-V ini tidak begitu dikenal di Indonesia, lantaran pihak PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai pemegang merek mobil Honda di Indonesia tidak menjualnya secara massal, sehingga peredaran HR-V saat itu cuma sepintas lalu dan kurang bisa diselidiki asal muasalnya.

Barulah bertepatan dengan digelarnya Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, yang berlangsung pada bulan September, generasi kedua dari HR-V dirilis oleh HPM, dengan pengiriman dimulai pada awal 2015.

HR-V dikatakan Honda memiliki arti "Hi-rider Revolutionary Vehicle". HR-V muncul dari tingginya permintaan akan mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang memungkinkan kendaraan dipakai untuk berbagai jenis medan jalan, tapi juga masih nyaman dipakai sehari-hari di perkotaan. Suksesnya CR-V di segmen ini menjadi dasar Honda merilis mobil bertubuh jangkung namun punya dimensi yang lebih ringkas dibanding CR-V, maka lahirnya HR-V.

Disodorkan dengan dua pilihan mesin yakni 1.5-liter dan 1.8-liter, kemunculan perdananya pada akhir 2014 itu langsung berbuah manis. HPM tercatat mengoleksi hampir 7.000 unit pemesanan Honda HR-V hanya berselang delapan bulan dari debutnya di IIMS 2014.

Tak ayal, Honda pun kian agresif dengan HR-V. Berselang setahun sejak pertama kali rilis, HPM memperkenalkan Honda HR-V JBL Edition saat berlangsungnya GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 di bulan Agustus. Menggunakan basis HR-V bermesin 1.8-liter, model yang awalnya cuma dibuat 800 unit saja itu menggunakan perangkat system audio hasil tuning khusus dari JBL. Kini Honda HR-V JBL Audio jadi varian bermesin 1.8-liter selain ada juga varian lainnya yang menggunakan mesin ini, yaitu Prestige. Dan HR-V JBL Audio kiini sudah tak dibatasi lagi jumlah produksinya.

Konsultasikan pembelian Honda HR-V Anda bersama konsultan profesional kami. Klik disini!

 

Eksterior

Jika pada generasi pertama HR-V menggunakan platform dari Honda Logo, sebuah mobil mungil Honda yang beredar pada periode 1996 hingga 2001 di Amerika dan Eropa, maka pada generasi kedua HR-V berbagi platform dengan Honda Jazz generasi ketiga.

Model yang kini dikenal di Indonesia tersebut pertama kali muncul dalam bentuk konsep saat berlangsungnya New York Auto Show 2014 dengan nama Honda Vezel. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika HR-V masih satu segmen dengan CR-V, namun memiliki dimensi bodi yang lebih kecil dari CR-V.

Hampir 27% dari bodi HR-V dibentuk menggunakan baja dengan kualitas ultra-high-strength. Filosofi desainnya "Dynamic Cross Solid", yang menggabungkan sebuah garis-garis desain yang dinamis tapi tetap punya karakter kuat. Siluet bodinya mirip sebuah coupe, apalagi handle pintu belakang disembunyikan di pilar C atau pilar paling belakang, mirip kepunyaan Nissan Juke.

Kesan mobil dua pintu juga diperkuat dengan permukaan kaca depan yang lebar, namun perlahan makin mengecil ke belakang. Tak lupa, atap rendah melengkung ke pilar belakang juga turut menambah kesan HR-V sebuah mobil dua pintu.

Dapatkan Honda HR-V dengan harga termurah di sini!

Tapi untuk bagian muka, Honda mendesain visualisasi yang cukup agresif. Grille dibentuk berupa bilah hitam horizontal yang tebal dengan aksen chrome. Bagian ini untuk menyatukan antara dua lampu depan persegi yang bagian belakangnya ditarik meruncing. Untuk model bermesin 1.5-liter menggunakan lampu depan model Halogen, sementara varian bermesin 1.8-liter pakai model Projector dengan tambahan LED Daytime Running Light (DRL) yang akan otomatis menyala ketika mesin diaktifkan.

Sementara bumper masih memakai desian yang terlihat dinamis, namun ditambahkan sedikit garis-garis patah di bawah lampu utama dan di sekitar foglamp. Di bawah bumper, Honda menambahkan under spoiler berwarna hitam dof yang seakan menyatu dengan over fender, side skirt, dan berakhir di under spoiler belakang. Mungkin ini cara Honda melindungi bagian bodi HR-V dari kemungkinan cipratan lumpur atau kerikil saat mobil dipakai di jalan yang tak bersahabat.

Honda HR-V menggunakan lingkar velg 17 inci dengan model palang lima berkelir silver. Namun untuk varian 1.8-liter baik Prestige maupun JBL Audio desain velgnya berbeda meski ukurannya tetap. Berlanjut ke belakang, penampang kaca dibuat lebih kecil dari depan, bagian atap juga merendah ke belakang yang dilengkapi dengan antena radio model sirip Hiu, sedangkan rear combination lamp menggunakan kombinasi LED serta bulb.

Untuk HR-V bermesin 1.8-liter baik JBL Audio atau tipe Prestige dilengkapi juga dengan automatic sunroof, sebuah bidang kaca di atap bagian depan yang bisa dibuka hanya dengan menekan tombol dari bagian dalam tepatnya di atas kaca spion dalam. Sunroof ini tidak ditemui pada HR-V bermesin 1.5-liter.

 

Interior

Meski berbagi platform, namun HR-V tidak seperti Mobilio dengan Brio yang punya tata letak kabin serupa. Layout dashboard HR-V dibentuk berbeda dibanding Jazz. Bentuknya juga bukan berundak seperti CR-V tapi sedikit lebih minimalis.

Dibagian dengah ada layar entertainment berukuran 6,1 inci untuk tipe S dan E CVT dan monitor 7 inci untuk tipe JBL Audio dan Prestige. Tepat dibalik setir ada panel instrument, sedangkan di hadapan penumpang depan ada kisi-kisi AC yang dibuat memanjang, tepat sederet dengan laci bagasi depan.

Meski demikian masih ada nuansa Jazz yang terlihat pada Honda HR-V. Yakni bentuk lingkar kemudi termasuk posisi tombol-tombol operasionalnya yang difungsikan untuk mengatur audio system yang diletakkan di sebelah kiri dan tombol untuk mengatur fitur cruise control di gagang setir sebelah kanan. Fitur ini khusus untuk Honda HR-V tipe E CVT, tipe JBL Audio, dan tipe Prestige.

Selain itu dari balik setir, ketiga tipe ini juga sudah dilengkapi tuas paddle shift yang memungkinkan pengemudi menggeser posisi gigi transmisi hanya melalui sentuhan jari sesuai kebutuhan akselerasi yang diinginkan. Paddle shift ini tidak akan ditemukan pada HR-V tipe S bertransmisi manual dan S transmisi CVT.

Di MobilKamu TDP dan cicilan bisa disesuaikan dengan budget Anda. Dapatkan penawaran menariknya disini!

Di sebelah kiri setir atau tepatnya di samping panel AC ada Start/Stop Engine Button berwarna merah berbentuk lingkaran. Ini merupakan tombol untuk menghidupkan atau mematikan kinerja mesin. Caranya, posisikan gigi pada Parking (P), injak pedal rem, dan tekan tombol tersebut. Begitu pun sebaliknya jika ingin mematikan mesin saat parkir.

Panel AC ini terintegrasi dengan konsol tengah yang dibuat memajang sampai ke sandaran jok depan. Bagian tersebut seakan memisahkan antara ruang pengemudi dan penumpang depan. Masih seputar setir, tepat di sebelah kanan sedikit ke bawah ada tombol berbentuk lingkaran berwarna hijau dengan lambang daun bertuliskan ECON. Jika tombol ini ditekan maka akan muncul notifikasi berwarna hijau bertuliskan ECO pada panel instrument. Gunanya sebagai indikator dan penuntun agar pengemudi berkendara dengan lebih hemat bahan bakar.

Seluruh jok pada HR-V dibungkus dengan bahan fabric berwarna hitam termasuk untuk doortrim dan plafon. Tapi untuk HR-V tipe E CVT, JBL Audio, atau Prestige, jok sudah menggunakan bahan kulit, dan pada doortrim, sebagian dashboard dan konsol tengah diberi kombinasi waran Ivory terang.

Demi kenyamanan semua penumpang di dalamnya, Honda HR-V memiliki ruang kaki yang cukup lebar baik untuk penumpang depan maupun belakang. Pengemudi juga mendapat tambahan fitur arm rest serta jok yang bisa diatur posisinya. Namun ruang kepala bagi penumpang belakang sedikit lebih rendah,sebagai konsekuensi dari desain atap rendah yang diaplikasikan Honda.

 

Performa

Dibangun di atas platform Honda Jazz, maka membuat HR-V punya beberapa kesamaan dengan model hatchback tersebut dalam hal driving experience. Mesinnya pun setara Jazz yakni 1.5-liter SOHC 4 silinder segaris 16 katup dengan teknologi i-VTEC dan Drive By Wire. Itu artinya keluaran tenaga tetap ada di kisaran 120 PS pada 6.600 rpm dengan torsi maksimum 145 Nm di 4.600 rpm.

Beruntung Honda HR-V punya varian lain yang bermesin 1.799 cc SOHC 4 silinder dengan teknologi i-VTEC. Model ini mampu menmproduksi daya puncak 139 PS pada 6.500 rpm, sementara torsi tertingginya ada di 169 Nm saat kondisi putaran mesin 4.300 rpm. Catatan di atas kertas ini membuat Honda HR-V memiliki tenaga yang hampir mirip dengan rival di kelas compact SUV di Indonesia yang menggunakan kapasitas isi silinder mesin 2.0-liter.

Kedua pilihan mesin itu hampir tak memiliki perbedaan karakter. Ketika mesin baru pertama diaktifkan, suaranya sama-sama lembut. Bahkan saat pedal gas ditekan agresif, mesin juga tak terlalu banyak berteriak. Tetap halus dan padat. Karakter CVT untuk varian bertransmisi otomatis juga masih menyajikan peningkatan kecepatan yang halus. Tidak ditemukan gejala entakan pada gearbox yang berlebihan baik saat akselerasi maupun ketika deselerasi.

Pada pengetesan akselerasi dalam kondisi mobil diam hingga menyentuh kecepatan 100 km/jam, Honda HR-V 1.8 sanggup menyelesaikannya dalam 10,5 detik. Sementara HR-V bermesin 1.497 cc butuh 11,1 detik. Cukup jumawa untuk ukuran mobil dengan desain tubuh tinggi.

Selain mesin, kesan yang mirip Jazz juga didapat dalam hal pengendalian. Lincah dan sigap bermanuver ditikungan menjadi kenikmatannya. Handling terasa pas untuk yang suka mengemudi dengan kebutuhan pengendalian prima. Stabil dan minim body roll, berbelok di tikungan atau jalan zig-zag tidak menemukan gejala oversteer yang berlebihan.

Bantingan suspensi juga terhitung moderat, tidak keras tapi juga tidak lembek. Namun saat lewat jalan rusak karakter suspensinya memang agak keras, terutama yang belakang. Enaknya karena ground clearance tinggi membuat Anda lebih tenang saat melintas di jalan berlubang atau polisi tidur. Perasaan positif ini juga Anda temui jika berhadapan dengan genangan air atau banjir saat hujan lebat.

Sama seperti Jazz, HR-V juga memakai suspensi tipe MacPherson Strut di depan dan H-Shape Torsion Beam di belakang. Selain pada Jazz, tipe suspensi ini juga dipakai untuk Mobilio dan BR-V. Oleh karenanya, ketika model memiliki pegalaman berkendara yang tak jauh berbeda. Satu lagi catatannya adalah, HR-V tak dilengkapi sensor mundur maupun kamera belakang, jadi mesti ekstra hati-hati saat parkir. Tapi HR-V punya Hill Start Assist yang akan menjaga dan mobil tidak merosot ke belakang ketika harus start dari kondisi jalan menanjak.

 

Keamanan

Meskipun dibangun dari Jazz, tapi Honda HR-V ternyata punya fitur keamanan yang jauh lebih lengkap dari Jazz. Struktur rangka bodi G-CON dan ACE masih tetap dipertahankan untuk meredam dan menyalurkan energi benturan apabila terjadi kecelakaan.

Guna menghindari cidera fatal akibat tubrukan dari arah samping, maka sudah dibuat juga Side Impact Beam. Dan sesuai standar keselamatan di negara-negara lain, HR-V pun telah memiliki spesifikasi Pedestrian Protection yang tidak akan membuat cidera berlebihan saat mobil menabrak orang yang tengah berjalan kaki. Sabuk keselamatan di semua penumpang juga tak lupa sudah diperkuat dengan fitur Pretensioner with Load Limiter.

Airbag untuk pengemudi dan penumpang depan disediakan sebagai proteksi tambahan kalau-kalau tabrakan hebat terjadi sehingga tubuh pengemudi atau penumpang tak sampai membentur dashboard. Serta ada pula ISOFIX yang mampu menjaga car seat anak Anda tetap berada di posisinya ketika terjadi benturan.

Pada HR-V, Honda menambahkan juga dengan fitur Vehicle Stability Assist untuk mengurangi gejala oversteer dan understeer saat kondisi jalan licin. Hill Start Assist yang berguna biar mobil tidak merosot saat harus start di kondisi jalan menanjak pun tersedia. Kemudian ada Emergency Stop Signal yang memungkinkan lampu rem belakang menyala berkedip ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak.

Perlu diingat juga, HR-V tak dilengkapi sensor mundur maupun kamera belakang, jadi mesti ekstra hati-hati saat parkir apalagi di lahan yang sempit jika tak ingin bodi mobil membentur objek lain. Tapi tentunya Anda bisa menambah fitur ini di bengkel resmi Honda atau di gerai aftermarket.

Ada lagi fitur istimewa yang ada pada HR-V, yakni Electric Parking Brake dan Auto Brake Hold. Electric Parking Brake memberi kemudahan dalam melakukan rem tangan. Cukup dengan menarik tombol Eectric arking Brake di konsol tengah dengan satu jari untuk mengaktifkan rem tangan, dan tekan ke bawah untuk release.

Sementara Auto Brake Hold adalah fitur yang berfungsi menahan rem secara otomatis ketika kendaraan berhenti smepurna pada saat tanjakan atau turunan. Kondisi ini tentu akan sangat berguna agar mobil tidak meluncur tanpa kendali dan pengemudi harus menginjak pedal rem terus menerus.

Terakhir ada fitur keselamatan berupa Brake Overdrive System, yakni teknologi pengereman pintar yang bisa mendeteksi saat edal gas dan pedal rem terinjak bersamaan. Sistem akan secara otomatis memprioritaskan fungsi pengereman sehingga mobil tetap dapat dikendalikan tidak melaju secara liar.

 

Konsumsi Bahan Bakar

Penggunaan gearbox model CVT (Continuously Variable Transmission) with Earth Dreams Technology kembali turut mendukung pencapaian efisiensi bahan bakar yang baik pada Honda HR-V. Selain itu, ECO Assist yang disediakan pada HR-V berupa tombol hijau di sebelah kanan setir, akan menuntun pengemudi berkendara secara hemat bahan bakar dengan cara menjaga ECO indictor pada panel instrument tetap menyala.

Dengan enam tingkat percepatan yang tersedia dan bisa berpindah secara otomatis, hasil pengetesan oleh beberapa media di Indonesia mencatat, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Honda HR-V bermesin 1.5-liter CVT untuk rute di dalam kota Jakarta mencapai 13,7 km/l. Sementara ketika dipakai melaju di tol luar kota konsumsinya melesat jadi 17,6 km/liter. Sedangkan pada pengetesan yang sama untuk model mesin 1.8-liter hasilnya 10,9 km/l di dalam kota dan 16,3 km/liter di tol.

Menariknya, untuk pengemudi yang ingin karakter transmisi agresif, maka disediakan pilihan mode “S” pada Honda HR-V. Atau bisa juga gunakan paddle shift agar posisi gigi sesuai dengan kebutuhan berkendara. Jika butuh yang lebih konvensional, maka HPM juga menyediakan Honda HR-V dengan tipe S bertransmisi manual yang menjadi varian paling murah.

 

Keseluruhan

Keberadaan Honda HR-V begitu menarik di Indonesia. Alih-alih menggunakan satu DNA yang sama dengan Jazz, Honda meracik SUV kompak ini dengan nuansa yang jauh berbeda dibanding Jazz. Bukan sekedar Jazz versi jangkung atau Jazz dibuat SUV.

Berbeda dengan Mobilio atau BR-V yang mendebut di Indonesia, maka HR-V pertama kali diperkenalkan kepada publik dunia di New York dua tahun lalu. Tentunya rancang bangun dari HR-V sudah dipikirkan agar mampu dikonsumsi secara global, bukan pengembangan khusus untuk Indonesia atau negara-negara berkembang lainnya saja.

Desain luar yang mirip kendaraan dua pintu juga begitu memikat. Atap rendah tapi tetap punya ciri khas kekar layaknya SUV lain jadi point penting dari HR-V. Meski demikian raut wajahnya tidak tampak garang seperti kendaraan dual purpose, HR-V malah tampil stylish untuk bisa mejeng di kota metropolitan.

Sementara di dalam, meskipun HR-V minus dalam hal pemilihan material yang cenderung masih banyak plastik, tapi ruang akomodasi yang cukup lapang pasti akan membuat perjalanan panjang dengan HR-V tidak cepat lelah. Kemampuan manuvernya juga baik serta kekuatan mesin yang cukup menyenangkan untuk bisa pelesir di daerah-daerah menanjak yang terkadang butuh kendaraan dengan tenaga mumpuni.

Banyak yang menyebut popularitas HR-V kini terhimpit sejak kehadiran BR-V yang juga datang dengan beberapa kesamaan karakter. Walau begitu, meski harga BR-V begitu menggoda, tetapi Honda HR-V punya positioning yang tak sama serta sedikit lebih berkelas dibanding BR-V. Bahkan adanya tiga SUV dari Honda, membuat Anda lebih bebas memilih. Mau yang entry level ada BR-V, di segmen menengah bisa pilih HR-V, sementara di kelas atas CR-V siap dipinang.

 

Kekurangan dan Kelebihan Honda HR-V

Honda HR-V diposisikan sebagai SUV kompak menengah di bawah CR-V dan di atas BR-B. Banyak hal baik yang ditawarkan Honda pada HR-V meskipun tak luput juga beberapa kekurangan dari model yang sudah melenggang di beberapa Negara di dunia sejak dua tahun silam itu.

Dengan rentang harga Rp 270-an juta sampai Rp 372 jutan, Honda menawarkan beberapa model dari HR-V dengan pilihan transmisi manual atau otomatis CVT, dan dua varian mesin 1.497 cc atau 1.799 cc. Semuanya tentu punya kekurangan dan kelebihan.

Banyak yang menilai HR-V merupakan SUV tanggung, padahal justru menurut kami inilah strategi Honda yang diterapkan akan semakin maraknya pasar SUV di Indonesia. Untuk entry level mereka punya BR-V, di kelas middle disediakan HR-V, sementara di segmen atas ada CR-V. Tapi tak dapat dipungkiri, karena bukan sebagai SUV premium, maka beberapa kualitas bahan dari HR-V masih butuh detil perhatian, terutama sekitar kabin.

Walau begitu kami merekomendasikan Anda yang tengah membutuhkan mobil perkotaan dengan kemampuan jelajah di sejumlah medan yang kurang bersahabat, atau tak harus khawatir dan ganti kendaraan jika masuk musim genangan air. Karena HR-V punya karakteristik itu.

Kemampuan mesinnya boleh diadu, untuk yang mau pengendaraan moderat dan kebutuhan lebih banyak di perkotaan, pilih saja yang tipe mesin 1.5-liter karena punya efisiensi baahan bakar yang baik. Tapi kalau ingin mesin lebih power full maka ada pilihan 1.8-liter. Dua-duanya sama-sama punya kenikmatan berkendara baik untuk harian atau dipakai bertamasya saat akhir pekan. Kargo HR-V juga akan membuat Anda tersenyum. Bagasinya luas dan jika diperlukan bangku penumpang belakang bisa dilipat dan menghasilkan lantai rata.

Honda HR-V Rating & Score

Exterior: 4/5 Konsumsi Bahan Bakar: 4/5 Interior: 3/5 Keamanan: 4/5 Harga: 3/5 Performa: 4/5 Keseluruhan: 3/5

Haruskah Saya Beli Mobil Ini?

Beli Mobil Ini Jika...

Anda merupakan keluarga muda atau keluarga kecil yang hanya memiliki satu atau dua anak yang suka berpergian jarak dekat atau jarak jauh bersama seluruh anggota keluarga saat akhir pekan atau ketika datang musim liburan. Mobil ini cocok untuk dipakai berlibur bersama keluarga ke daerah-daerah pegunungan dengan banyak barang bawaan, tapi disatu sisi juga masih tetap Kami rekomendasikan jadi kendaraan harian untuk aktifitas kantor atau ke acara formal lainnya.

Jangan Beli Mobil Ini Jika...

Anda adalah keluarga besar atau memiliki anggota keluarga tambahan selain keluarga inti yang sering diajak berpergian bersama. Meski masuk dalam kategori SUV yang biasanya bisa masuk ke medan-medna selain aspal, tetapi jika Anda penggear off-road atau adventure, kendaraan ini tidak Kami rekomendasikan untuk dipakai di kondisi jalan terlampau ekstrim.

Butuh mobil HR-V? Segera Pesan di » mobilkamu.com  

Perbandingan Honda HR-V

Honda HR-V vs Nissan Juke

Nissan Juke kerap dijuluki pelopor crossover di Indonesia, meksipun sebenarnya mobil ini masuk dalam kategori SUV bertubuh compact. Desainnya yang unik membuat Juke bisa jumawa di kelas ini dalam rentang beberapa tahun sebelum akhirnya Honda HR-V datang untuk menantang.

Tapi mungkin Nissan begitu terlena dengan kampiunnya Juke sehingga mobil berwajah mirip tokoh Joker itu lama tak disentuh dan diberi pembaharuan. Baru ketika HR-V hadir di Indonesia atau tepatnya di bulan-bulan awal 2015, Nissan Motor Indonesia memberikan tambahan bodykit pada Juke.

Diberi label Nissan Juke Revolt, bodykit ini menyetuh sektor lower bumper depan dan belakang, sideskirt, serta spoiler belakang. Nissan juga mengganti lampu depan dan lampu belakang, adanya tambahan striping cutting sticker di kap mesin dan bagasi belakang, serta warna kombinasi pada konsol tengah di kabin.

Interior Juke masih mengunggulkan mode I-CON yang dapat menampilkan pengaturan suhu penyejuk kabin serta penggunaan material kulit sebagai pembungkus jok. Walau tampak gemuk dari luar, ternyata ruang kabin Juke lebih sempit dari HR-V terutama untuk ruang kaki penumpang belakang yang amat terbatas.

Juke juga tak mampu menampung terlalu banyak barang bawaan ketika berpergian. Pasalnya, kargo belakang Juke hanya berkapasitas 354 liter, sementara HR-V mencapai 404 liter berkat jok belakang yang mudah ditekuk rata dnegan lantai mobil.

Sama-sama datag dengan mesin berkapasitas isi silinder 1.5-liter, Juke diatas kertas mampu menghasilkan daya 112 hp pada 6.00 rpm atau terpaut 8 hp lebih rendah dibanding HR-V. Meski demikian torsi Juke lebih besar yakni 150 Nm di 4.000 rpm sementara HR-V hanya 145 Nm pada 4.600 rpm.

Dari sisi harga, Juke dipatok mulai dari Rp 282,6 juta atau lebih tinggi Rp 14 jutaan dari starting price yang diset Honda untuk HR-V. Meski demikian, varian termahal Juke ada di angka Rp 310 jutaan, sementara Honda HR-V termahal Rp 372,3 juta. Tapi dengah harga hampir Rp 400 juta itu sudah bsia mendapatkan HR-V bermesin 1.8-liter.

 

Honda HR-V vs Ford EcoSport

Ford EcoSport menjadi penantang yang patut diperhitungkan bagi Honda HR-V sebagai mobil SUV compact yang punya kemampuan lebih untuk beberapa kondisi jalan yang kurang bersahabat, tapi juga punya tampang yamg masih layak dipakai untuk bersosialisasi di perkotaan.

Ford EcoSport menawarkan ground clearance 200 mm sedangkan HR-V 185 mm, terpaut tipis memang tapi dibutuhkan ketika harus melewati median jalan berbatu atau menerabas genangan air. Selain itu, EcoSport juga diklaim dapat melewati genangan air (water wading) setinggi 550 mm, yang cukup tinggi untuk sebuah SUV bertubuh mungil.

Meskipun ruang kabin tak lebih lega dari HR-V, tetapi trim interior dibalut dengan material kulit. Selain itu sudah ada fitur lampu otomatis yang akan menyala jika keadaan lingkungan di luar mobil berubah gelap, dan wiper otomatis yang akan bekerja saat mendeteksi kaca depan terguyur tetes-tetes air hujan.

Satu lagi kelebihan dari Ford EcoSport yakni ketersediaan sunroof untuk semua varian. Honda memang juga turut menyediakan fitur ini, tapi baru di tipe paling mewah yakni Prestige, dengan menggunakan mesin 1.8-liter. Jelas bukan lawan setimpal denga n EcoSport.

Perangkat hiburan pada EcoSport menggunakan layar monokrom seperti pada keluarga Fiesta tapi sudah dibekali fitur perintah suara. Sedangkan HR-V jauh lebih modern karena sudah memakai layar 6.1 inci dan 7.0 inci. Untuk layar terbesar bahkan sudah dilengkapi juga sistem operasi Android 2.3.

EcoSport punya kemampuan hanya 110 hp pada 6.050 rpm dengan torsi puncak 142 Nm. Absennya CVT di EcoSport, Ford membenamkan gearbox dual cluth untuk otomatis Power Shift 6-speed, tiptronik dengan mode Sport. Namun akselerasinya masih kalah dibanding HR-V.

Kini soal harga, jaringan dealer Ford di Indonesia membanderol EcoSport mulai dari Rp 234,56 juta sampai Rp 287,5 juta. Harga yang menarik mengingat banderol ini jauh di bawah Honda HR-V.

 

Honda HR-V vs Mitsubishi Outlander Sport

Honda HR-V bermesin 1,8 liter dengan fitur terlengkap, seakan diciptakan untuk mengusik pasar SUV kompak diatasnya yang bermesin 2.0 liter. Antara lain Mitsubishi Outlander Sport. Strategi Honda memilih mesin 1,8 liter memang cukup cerdas. Tak ada satu pabrikan pun di Indonesia yang menyediakan pilihan mesin ini di segmen SUV. Di kelas ini, yang tersedia adalah SUV kompak bermesin 2.0 liter.

Honda HR-V memiliki dimensi 4.294 mm x 1.772 mm x 1.580 mm, sementara Outlander Sport 4.300 mm x 1.800 mm x 1.625 mm atau terpaut sangat tipis lebih besar dari HR-V. Urusan desain, Outlander Sport tampil sporty dengan garis wajah yang lebih agresif dibanding HR-V. Bentuk grille dan lampunya mengingatkan pada karakteristik Mitsubishi Evo X. Garis-garis tegas pada desainnya memberi kesan tangguh.

Speerti yangs udah disinggung sebelumnya, pilihan mesin 1.8-liter tentu tak bisa berkutik ketika dihadapkan dengan Outlander Sport yang punya mesin 2.0 DOHC Mivec. Kemampuan dayanga 150 hp dengan torsi 197 Nm, sedangkan HR-V hanya di 139 hp dan 169 Nm. Kemudian keduanya juga sudah dilengkapi paddleshift yang menambah sensasi berkendara layaknya mengemudikan mobil manual. Namun Outlander masih memberikan pilihan gear sequential pada tuas transmisi, HR-V hanya mode S.

Pada HR-V, posisi duduk yang ditawarkan cukup rendah seakan-akan duduk di dalam sebuah hatchback atau sedan. Sementara aroma DNA sport khas Mitsubishi terasa kental saat mengemudikan Outlander Sport. Tetapi keduanya menyajikan pengendalian yang smaa-sama presisi ketika diajak menikung. Untuk varian paling lengkap, dua-duanya juga sudah dilengkapi sunroof, bahkan Outlenader Sport bisa sedikit sombong karena selain sunroof juga ada panoramic roof dengan atap kaca yang lebih lebar.

Walau menggendong mesin lebih kecil, ternyata Honda harus bertekuk lutut dari soal harga HR-V 1.8-liter. Untuk HR-V 1.8-liter JBL Audio harganya Rp 353,7 juta sementara HR-V 1.8-liter Prestige Rp 372,3 juta. Disatu sisi Mitsubishi Outlander Sport datang dengan harga mulai dari Rp 320 juta sampai Rp 360 juta saja.

 

Honda HR-V vs Honda HR-V Bekas

Usianya yang belum genap dua tahun membuat cukup sulit untuk membandingkan Honda HR-V baru dengan unit bekas pakainya. Hal ini mengingat PT Honda Prospect Motor belum merilis model facelift dari HR-V tahun ini.

Selain itu karena baru mulai dijual pada awal 2015, maka belum banyak ditemukan unit Honda HR-V dalam kondisi bekas pakai. Tetapi jika Anda berhasil menemukan HR-V dengan status second hand, banderol yang dipatok tentu akan sedikit lebih murah dibanding harus membeli dalam keadaan baru.

Perbedaan paling mendasar dari HR-V baru dan bekas adalah varian unit. Pada model produksi awal, Honda memiliki varian HR-V tipe A bertransmisi manual yang menjadi tipe dengan harga termurah dari HR-V. Namun mulai tahun 2016 varian itu dihilangkan. Gantinya PT Honda Prospect Motor (HPM) menambahkan dengan model HR-V 1.8 JBL Audio.

 

Harga Honda HR-V

*Catatan: Harga dalam artikel ini berlaku saat waktu publikasinya, dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Honda HR-V baru dipasarkan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) melalui jaringan dealer resminya di seluruh Indonesia mulai Januari 2015. Pilihan yang ditawarkan yakni Honda HR-V S transmisi manual, Honda HR-V S transmisi otomatis CVT, Honda HR-V E CVT, Honda HR-V 1.8 CVT JBL Audio, Honda HR-V 1.8 Prestige.

Honda tentunya menawarkan paket kepemilikan HR-V yang menarik dan berbeda di tiap dealer. Selain itu juga ada penawaran paket bundling dengan perawatan berkala yang bisa dilakukan di bengkel resmi Honda. Untuk keterangan lebih jelas bisa langsung menghubungi dealer Honda terdekat di lokasi Anda.

Harga Honda HR-V Baru

  1. Honda HR-V S transmisi manual (Rp 267.900.000)
  2. Honda HR-V S transmisi otomatis CVT (Rp 277.900.000)
  3. Honda HR-V E CVT (Rp 299.900.000)
  4. Honda HR-V 1.8 CVT JBL Audio (Rp 353.700.000)
  5. Honda HR-V 1.8 Prestige (Rp 372.300.000)

Ket:

Harga diatas adalah harga on the road Jabodetabek berdasarkan daftar harga di website resmi Honda Indonesia yang diambil Juni 2016. Tapi ada juga tawaran diskon yang oleh showroom mobil baru yang berbeda dari hari ke hari. Anda dapat menemukan harga terbaik jika Anda memiliki hubungan dengan semua showroom mobil di Jakarta. Untungnya, MobilKamu memiliki hubungan dengan showroom mobil di Jakarta untuk membantu Anda menemukan harga terbaik untuk Honda HR-V setiap saat sepanjang tahun.

 

Harga Honda HR-V Bekas

Seperti yang sudah kami sudah bahas sebelumnya jika agak sulit menemukan Honda HR-V dalam kondisi bekas pakai yang dijual di bursa mobil bekas. Hal ini lantaran rata-rata usia pakai HR-V belum genap dua tahun dan banyak penggunanya yang masih menahan untuk tidak menjual kendaraannya.

Meski demikian ada beberapa gerai mobil bekas yang mulai menawarkan Honda HR-V produksi tahun 2015. Tentu saja rentang harganya sedikit dibawah harga HR-V baru.

  1. Honda HR-V tipe A M/T 2015 : Rp 240.000.000
  2. Honda HR-V tipe S M/T 2015 : Rp 260.000.000
  3. Honda HR-V tipe S CVT 2015 : Rp 265.000.000
  4. Honda HR-V tipe E CVT 2015 : Rp 280.000.000
  5. Honda HR-V 1.8 Prestige 2015 : Rp 350.000.000

Spesifikasi Honda HR-V

Honda HR-V di Indonesia datang dengan lima varian model dua pilihan transmisi dan dua pilihan mesin. Kelima varian Honda HR-V itu yakni Honda HR-V S transmisi manual, Honda HR-V S transmisi otomatis CVT, Honda HR-V E CVT, Honda HR-V 1.8 CVT JBL Audio, Honda HR-V 1.8 Prestige.

Untuk varian S dan E menggunakan mesin 1.5-liter SOHC 4 silinder segaris 16 katup dengan teknologi i-VTEC Drive By Wire bertenaga 120 hp pada 6.600 rpm dan torsi 145 Nm di 4.600 rpm. Sementara tipe 1.8 CVT JBL Audio dan 1.8 Prestige menggunakan mesin 1.8-liter SOHC 4 silinder segaris 16 katup dengan i-VTEC dan Drive By Wire berdaya 139 hp dan 169 Nm di 4.300 Nm.

Dimensi

  1. Panjang : 4.456 mm
  2. Lebar : 1.735 mm
  3. Tinggi : 1.666 mm
  4. Sumbu Roda : 2.662 mm
  5. Jarak dengan Tanah : 201 mm

Exterior

  1. Projector Headlight
  2. Fog Lamp
  3. Chrome Grille
  4. LED High Mount Stop Lamp
  5. Tailgate Spoiler
  6. Chrome Muffler
  7. Shark Fin Antenna

Interior

  1. Touchscreen monitor 6.1 inci AM/FM Radio, CD & DVD Player, MP3/WMA, Aux-in, USB Port, Made for iPod/iPhone
  2. Nanoe Technology
  3. Audio Steering Switch
  4. Multi Information Display LCD
  5. Electric Power Windows
  6. Rear Ventilation AC
  7. 7 Cup Holder

Mesin

  1. 1.5 L SOHC 4 silinder segaris, 16 katup i-VTEC + Drive By Wire / 1.8 L SOHC 4 silinder segaris, 16 katup i-VTEC + Drive By Wire
  2. 1.497 cc / 1.799 cc
  3. 120 hp @ 6.600 rpm / 139 hp @ 6.500 rpm
  4. 145 Nm @ 4.600 rpm / 169 Nm @ 4.300 rpm
  5. Kompresi : 10,3:1 / 9,7 :1
  6. Diameter x langkah : 73,0mm x 89,4mm / 81mm x 87,3mm

Safety

  1. G-Con + ACE
  2. Side Impact Beam
  3. Dual Front SRS Airbags
  4. Sabuk Keselamatan 3 titik
  5. Pretensioner with Load Limiter Seatbelt
  6. Seatbelt Reminder
  7. ISOFIX
  8. ABS
  9. EBD
  10. Hill Start Assist
  11. Vehicle Stability Control
  12. Immobilizer
  13. Emergency Stop Signal
  14. Keyless Entry

Ingin punya mobil HR-V sekarang? Segera Pesan di » mobilkamu.com