Pemilik Mobil Matic Perlu Baca Tips Perawatan Mobil Matic Ini

 

Seperti yang telah anda ketahui bahwasanya menurut system persneling nya mobil dibedakan menjadi dua jenis, yakni matic dan manual. Mobil manual adalah jenis mobil yang system persneling nya menggunakan tuas untuk yang berfungsi sebagai pemindah gigi, umumnya mobil manual terdapat 5 jenis gigi yaitu gigi netral, gigi 1, gigi 2, gigi 3, gigi 4, gigi 5, dan gigi reverse atau mundur. Untuk memindahkan gigi dari gigi netral ke gigi 1, pengguna mobil manual harus terlebih dahulu menginjak kopling dan saat yang bersamaan masukan tuas ke gigi 1, apabila pengendara mobil manual tidak menginjak kopling saat mencoba memindahkan tuas ke gigi 1, maka tuas akan terasa macet, maka dari itu anda harus menginjak kopling dulu baru memindahkan tuas ke gigi 1.

Sementara pada mobil matic untuk system persnelling nya tidak perlu menggunakan tuas untuk memindahkan dari gigi 1 ke gigi lainnya, karena tingkat pengaturan transmisi tingkat kecepatan sudah otomatis ketika anda melaju dengan menginjak pedal gas. Oleh sebab itu, pada mobil-mobil matic tidak ada pedal kopling. Hanya saja pada mobil-mobil matic tuas persnelling diperuntukkan untuk mengatur P (parkir), R(Reverse), N (netral), dan D ( kelajuan).

Khusus untuk transimis D (kelajuan) terdapat beberapa tipe pengaturan. Misalnya saja pada saat mobil melaju di jalanan yang datar posisikan tuas transmisi ke transmisi D. untuk berkendara mendaki jalanan yang agak curam kira-kira dengan kemiringan sektiar 30 derajat, posisikan tuas transmisi ke transmisi D3, Namun untuk mendaki jalanan yang lebih curam diatas kemiringan 30 derajat posisikan tuas transmisi ke posisi D1 atau L. sedangkan apabila anda ingin melaju dengan kecepatan diatas 30 km/H posisikan tuas transmisi ke posisi D3.

Nah ini dia masalahnya, kebanyakan pengendara mobil matic masih sering bingung untuk menyesuaikan tuas transmisi dengan kondisi jalanan ketika berkendara. Mereka masih sering bingung atau salah memasukkan transmisi, misalkan saja ketika anda berkendara melintasi pegunungan yang curam harus nya posisi tuas transmisi di posisikan ke D1, namun karena ketidak tahuan atau kebingungan mereka keliru memasukkan tuas transmisi yang harusnya D1 malah memasukkan transmisi D2, atau malah yang bahaya ada yang memasukkan tuas transmisi D atau D3.

Ketika anda melakukan ke keliruan tersebut resiko nya adalah kecelakaan atau mogok. Sekarang ini banyak berita yang menyebutkan rata-rata mobil yang terlibat kecelakaan adalah mobil matic. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh pengendara mobil matic yang salah memasukkan tuas transmisi. Makanya apabila anda masih sayang dengan mobil matic anda, lakukanlah perawatan mobil matic anda dengan benar. Selain itu anda juga harus meningkatkan skill driving anda, terutama ketika berkendara dengan mobil matic. Jika anda bingung harus melakukan perawatan mobil matic yang bagaimana, anda harus membaca tips perawatan mobil matic berikut ini

Yuk, disimak beberapa tips perawatan mobil matic berikut ini:

  1. Test Drive

Jangan biarkan mobil anda terlalu sering “mogok” di rumah. Anda harus menyempatkan waktu untuk melakukan test drive, atau minimal berkendara keliling kompleks perumahan anda. hal ini bertujuan mencegah oli beku, selain itu dengan test drive akan membuat semua system didalam mobil anda bekerja dan berfungsi penuh. Ketika mobil 1 minggu saja dibiarkan “mogok” di rumah, maka percayalah,  ibarat manusia yang jarang berolahraga, mobil anda akan kehilangan kemampuan untuk dioperasikan.

  1. Cek dan ganti Oli

Oli berfungsi sebagai pelumas mesin, hal ini bertujuan agar ketika mobil dihidupkan, mesin-mesin akan berjalan dan berfungsi optimal. Oli itu ibaranya seperti pelumas sendi, ketika pelumas sendi di tubuh kita kering, maka tangan atau kaki kita tidak bisa digerakkan dengan optimal. Nah seperti itulah yang terjadi apabila mesin tidak diberi oli, atau bahkan oli kering, maka anda harus segera mengisi ulang oli tersebut. Banyak dipasaran oli-oli yang bermutu bagus, dan pastikan juga oli yang digunakan adalah oli yang khusus untuk mobil matic. Sebagai catatan anda harus melakukan pergantian oli ketika mobil anda telah mencapai jarak tempuh antara 80 ribu KM sampai dengan 100 ribu KM.

  1. Warming up

Warming up (memanaskan mobil) adalah suatu hal yang terdengar sepele, namun memiliki khasiat yang sangat tinggi bagi “kesehatan” mobil anda. memanaskan mobil bertujuan untuk “memanaskan” dan memacu mesin-mesin dan keseluruhan system pada mobil matic anda. resiko apabila mobil matic anda jarang di warming up adalah kerusakan mesin, kerusakan system transmisi, hingga mobil tidak bisa di starter.

  1. Kunjungi bengkel mobil matic di kota anda

Apabila anda ingin mengecek keseluruhan performa mobil matic anda, anda cukup kunjungi bengkel mobil matic di kota anda, dan minta pada montir untuk di cek keseluruhan bagian mobil, dari mulai system persneling, system rem, pedal gas, system kelistrikan, dan lain-lain. Selain itu mengecek kondisi mobil matic anda ke bengkel, adalah langkah yang tepat, karena pada bengkel-bengkel yang berkualitas akan disediakan teknisi mobil matic yang berpengalaman.

Baca juga artikel lainnya:

Tips Perawatan Mobil di Musim Hujan

9 Mobil Sport Murah Kurang Dari 1 Milyar

Tips Mencuci Mobil Sendiri di Rumah Biar Hemat