Tips Keuangan agar Kamu Bisa Mulai Kredit Mobil di Usia 20-an

7 Tips Keuangan Agar Kamu Bisa Mulai Kredit Mobil di Usia 20an

 

Jika sejak kecil kamu sudah diajari untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit, maka di usia 20-an lah waktu yang tepat untuk mengeksekusinya. Banyak yang beranggapan bahwa usia 20-an adalah masa yang krusial dan paling menentukan dalam meraih kesuksesan. Di sisi lain tak sedikit pula yang meragukan seperti apa karir serta kehidupannya di usia yang masih menginjak kepala dua ini. Alih-alih memiliki sebuah mobil pribadi, rumah saja masih numpang sama orang tua. Pikiran ini semestinya dijauhkan dari benakmu, mengapa? Saat ini sangat terbuka sekali kemungkinan bagi siapa saja yang bercita-cita memarkir sebuah mobil di garasi rumahnya. Telah banyak bukti bahwa seseorang yang masih berusia muda sudah dapat membeli mobil sendiri, meskipun secara kredit.

Kredit mobil merupakan cara yang paling realistis bagi siapa saja yang masih menginjak usia 20-an. Sistem pembayaran dengan cara mencicil akan mempermudah seseorang memiliki sebuah mobil karena kebanyakan usia 20 tahunan semangat kerja pemuda masih begitu tinggi. Namun demikian, pengelolaan keuangan yang baik adalah kunci yang harus dipegang teguh agar kredit mobil di usia 20 an berjalan mulus. Lalu apa saja tips-tipsnya? Mari simak penjelesannya di bawah ini.

1. Pahami Kondsi Finansialmu sat Ini Begitupun Proyeksinya buat ke Depan

Membeli mobil bukanlah perkara sepele karena kamu harus memastikan bahwa budget kamu cukup untuk meminangnya. Apalagi kan kamu masih dalam tahap mengumpulkan uang, tentu harus dipikirkan matang-matang berapa uang yang kamu miliki saat ini dan bagaimana kamu meningkatkan pundi-pundi yang kamu miliki ke depannya.

Kamu dapat memulainya dengan cara mengaudit keuanganmu secara sederhana terlebih dahulu. Buatlah neraca pendapatan serta pengeluarannya lalu analisislah catatan keuanganmu apakah timpang, seimbang atau bahkan masih menyisakan sekian rupiah untuk disimpan.

Jika kamu rasa cara ini sedikit merepotkanmu, kamu dapat meminta bantuan temanmu yang ahli dalam bidang akuntansi atau ekonomi (secara gratis pastinya).

Tidak hanya itu, kamu juga perlu memproyeksikan kondisi finansialmu nantinya. Dengan angka pemasukan yang sama, renungkan apakah nantinya finansialmu akan tetap sehat setelah memiliki sebuah mobil. Jika itdak, itu artinya kamu wajib mencari cara lain agar penghasilanmu terdongkrak.

2. Tidak Cukup hanya Punya Penghasilan, tetapi Juga Harus Rajin Menabung

Seberapapun tinggi penghasilanmu kalau tidak rajin menabung tentu penghasilanmu akan menguap begitu saja. Menabung adalah cara yang paling klasik agar pundi-pundi uangmu semakin banyak dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun.

Meskipun kamu akan membeli mobil secara kredit, tentunya kamu butuh DP yang tak sedikit. Biasanya DP mobil itu 30% dari harga mobil, tapi kenyataannya tidak selalu begitu. Maka dari itu, hasil jerih payahmu akan terakumulasi nantinya sehingga jika telah datang waktunya, kamu telah siap dengan sejumlah uang sebagai DP.

Yang kamu perlu lakukan yaitu mulai menabung sesegera mungkin, meskipun hanya 10% dari penghasilanmu. Jika masih terasa berat, 5% pun bisa kamu sisihkan ke rekening atau buku tabunganmu.

Yang perlu kamu ingat di sini yaitu menyisihkan gaji agar bisa ditabung bukan menabung jika ada sisa gaji. Kalau perlu, kamu dapat mencoba program tabungan rencana dimana nantinya sejumlah nominal uang dari rekeningmu akan tertarik secara otomatis sebagai tabunganmu.

3. Sudahi Kebiasan Borosmu dan Mulailah Berhemat

Ada pepatah mengatakan hemat pangkal kaya. Ya memang benar, karena hemat itu lawan kata dari boros atau menghambur-hamburkan uang untuk berbelanja yang tidak perlu. Tentu setiap orang memiliki standard boros yang berbeda-beda tetapi yang jelas membayar sesuatu yang tak perlu itu identik dengan boros.

Oleh karena itu, hentikan kebiasaan semacam itu dan mulailah berhemat. Apalagi kalau kamu berencana kredit mobil di usia 20-an, tentu sebagian besar budget kamu harus kamu alokasikan untuk DPnya, membayar cicilan kredit dan lain-lain. Belum lagi kalau kamu dihadapkan pada bunga kredit yang tinggi tentu kamu harus bersiap-siap “mengencangkan ikat pingang”.

4. Usahakan untuk Memiliki Record Kredit Yang Bagus di Usia Muda

Anggaplah usia 20-an adalah kehidupan saat dimana mimpimu memiliki sebuah mobil terwujud. Meskipun dengan cara kredit, setidaknya kamu telah memiliki catatan bagus dalam membayar cicilan.

Hitung-hitung latihan mencicil kredit mobilmu kelak, pastikan bahwa masa mudamu (sebelum kredit mobil) kamu telah terbiasa membayar tagihan tepat waktu.

Walaupun saat itu kamu masih mengandalkan uang saku dari orang tua, kamu dituntut untuk mengelolanya dengan baik dengan cara tidak telat bayar hutang ke teman atau koperasi tetapi kalau bisa jangan sampai berhutang. Inilah yang akan menumbuhkan kebiasaanmu untuk segera melunasi tanggungan kredit mobil atau jangan sampai telat pelunasan.

5. Rencanakan Sumber Pembiayaan dan Tentukan Target Finansial yang Akan Kamu Raih

Segala sesuatunya perlu perencanaan yang matang, begitupun halnya ketika kamu akan membeli mobil secara kredit. Karena harga mobil itu tak semurah barang-barang yang telah kamu beli, kamu perlu sumber pembiayaan sebelum mengesekusi pembelian mobil secara kredit.

Ada dua macam sumber pembiayaan yang bisa kamu pertimbangkan, yaitu bank dan leasing. Masing-masing dari keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga kamu dituntut untuk bijak dalam hal ini.

Sembari menentukan sumber pembiayaan mana yang akan kamu ajak kerjasama, putuskan target-target finansial yang nantinya akan menyokongmu dalam mencicil. Dengan cara ini kamu akan dapat menentukan sumber pembiayaan mana yang pas dengan kondisi finansialmu dan seberapa besar bunga yang akan kamu ambil.

Simak artikel simulasi kredit mobil ala otomania yang satu ini!

6. Pilih Mobil yang Pas

Menentukan mobil mana yang pas untuk dibeli juga vital dalam prencanaan keuangan. Pasalnya, salah memilih mobil berarti kamu rugi secara finansial juga. Maka dari itu, pastikan bahwa mobil yang akan kamu beli itu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Jangan memilih mobil atas dasar gengsi lah atau gaya-gayaan. Bisa-bisa, kamu yang akan keteteran nantinya ketika membayar cician bulanannya karena harganya yang sangat mahal.

7. Survey Harga

Pembeli yang bijak tentu tahu pentingnya survey harga sebelum beli mobil, khususnya secara kredit. Karena harga mobil itu bervariasi antara showroom satu dengan lainnya, tidak cukup hanya melihat harga yang tertera pada showroom saja. Pastikan bahwa kamu juga melihat harga mobil yang kamu incar di showroom-showroom lainnya sehingga kamu tidak akan menyesal nantinya karena telah membeli mobil di showroom yang lebih mahal.

Itulah beberapa tips keuangan yang sudah terbukti ampuh dalam mewujudkan mimpi memiliki mobil di usia 20-an secara kredit. Pada intinya, pengelolaan uang yang baik agar bisa kredit mobil di usia 20-an itu tidak hanya tentang bagaimana kamu harus menggunakan uang secara bijak dan bagaimana meningkatkan pundi-pundinya tetapi juga tentang pertimbangan-pertimbangan yang akan kamu ambil jika memilih mobil tipe tertentu serta sumber pembiayaannya.

Lebih lengkap klik tips dari hipwee di sini!

Baca juga artikel lainnya: